PENGERTIAN MANAJEMEN KINERJA
Manajemen Kinerja merupakan suatu proses di mana seorang manajer dan karyawannya bekerja sama untuk merencanakan, memantau, dan meninjau kembali objektif atau sasaran kerja karyawannya agar dapat memberikan kontribusi secara keseluruhan untuk organisasi atau perusahaan. Dalam kata lain dapat diartikan pula sebagai sebuah proses berkelanjutan dari penetapan tujuan, penilaian terhadap kemajuan dan memberikan bimbingan serta umpan balik (feedback) untuk memastikan bahwa setiap karyawan dapat memenuhi tujuan dan sasaran karir mereka.
Manajemen Kinerja merupakan suatu proses di mana seorang manajer dan karyawannya bekerja sama untuk merencanakan, memantau, dan meninjau kembali objektif atau sasaran kerja karyawannya agar dapat memberikan kontribusi secara keseluruhan untuk organisasi atau perusahaan. Dalam kata lain dapat diartikan pula sebagai sebuah proses berkelanjutan dari penetapan tujuan, penilaian terhadap kemajuan dan memberikan bimbingan serta umpan balik (feedback) untuk memastikan bahwa setiap karyawan dapat memenuhi tujuan dan sasaran karir mereka.
Manajemen Kinerja merupakan sebuah proses komunikasi, yang dilakukan dalam konteks kemitraan, antara seorang pekerja dengan atasannya yang melibatkan pengharapan dan pemahaman yang jelas akan:1. Fungsi kerja yang diharapkan dari karyawan.2. Bagaimana hasil kerja karyawan dapat memberikan sumbangan pada tujuan organisasi atau perusahaan.3. Apa saja indikator sukses atau keberhasilan kerja dengan standar yang lebih spesifik.4. Apa saja yang akan dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja karyawan.5. Bagaimana cara mengukur kinerja karyawan.6. Mengenali dan membereskan penghalang kinerja karyawan.
TUJUAN MANAJEMEN KINERJA :
1. Membantu karyawan dalam mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya secara efisien, serta dapat mendorong mereka untuk melakukan tugas yang benar dengan cara yang benar.
1. Membantu karyawan dalam mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya secara efisien, serta dapat mendorong mereka untuk melakukan tugas yang benar dengan cara yang benar.
2. Meningkatkan kinerja karyawan dengan mendorong pemberdayaan karyawan, motivasi dan penerapan mekanisme penghargaan secara efektif.
3. Meningkatkan sistem komunikasi dua arah antara Supervisor/Manajer perusahaan dan karyawan untuk dapat memperjelas ekspektasi perusahaan tentang peran dan akuntabilitas karyawan dalam melakukan pekerjaan, mengkomunikasikan tujuan fungsional dan organisasi serta memberikan umpan balik yang teratur serta transparan sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan dan pembinaan berkelanjutan.
4. Mengidentifikasi hambatan untuk kinerja yang lebih efektif dan menyelesaikan hambatan tersebut melalui pemantauan, pembinaan, dan pengembangan.
5. Menciptakan dasar untuk beberapa keputusan administratif mengenai perencanaan strategis, perencanaan suksesi, promosi, kompensasi serta pengupahan berdasarkan kinerja.
6. Meningkatkan pengembangan diri pribadi karyawan dan kemajuan dalam karir karyawan dengan membantu mereka untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diinginkan.
Materi manajemen kinerja
Maaf apabila terdapat salah-salah kata
Terima kasih sudah mampir ke blog saya, mampir juga ke blog saya yang lainnya😄
2020, penulis
Maaf apabila terdapat salah-salah kata
Terima kasih sudah mampir ke blog saya, mampir juga ke blog saya yang lainnya😄
2020, penulis